Skip to content
You are here:
Kalla: Kader Golkar Agar Tak Diusut Korupsi PDF Print E-mail
Written by Paul SinlaEloE   
Kamis, 28 Juni 2007
Jakarta, NTT Online - Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi di kantor pusat partai pemenang Pemilu 2004 ini, Slipi, Jakarta Barat tadi malam.

Partai Golkar ingin menanyakan apa saja amanah DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dalam aturan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

“Bagamaina cara pelaksanaannya, dampak kinerja KPK. Supaya kami tidak dipanggil KPK,” kata Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla. ?Kalau dipanggil-panggil terus kan tidak enak.?

Kalla mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan mencegah kader Partai Golkar dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi karena tersangkut korupsi. “Kami ingin tahu teknis pelaksanaan Undang-undang korupsi. Supaya kami semua bisa mewujudkan tujuan bersama tanpa KKN,” tutru Kalla ketika membuka acara.

KPK diwakili Kepala Bidang Pencegahan Sjahruddin Rosul dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul 19.30 ini. Selain Kalla, tampak pula hadir kader Partai
Bergambar Beringin ini seperti Wakil Ketua Umum Partai yang juga Ketua DPR Agung Laksono, Ketua Bidang Keagamaan yang juga Ketua Fraksi Golkar DPR Priyo Budi Santoso, Dewan Pembina yang juga Ketua Lembaga Pertahanan Nasional Muladi serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Ferry Mursyidan Baldan.

Tampak pula, Ali Mazi yang pernah tersangka kasus perpanjangan Hak Guna Bangunan Hotel Hilton, Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata, serta penggagas
interpelasi Iran dari Fraksi Golkar Yuddy Chrisnandi.

Tentang pertemuan itu, Sjahruddin mengatakan, Partai Golkar ingin tahu kendala dalam pemberantasan korupsi. Di depan para kader Partai Golkar ini, ia berpesan agar para pejabat public dan pengusaha tak memupuk kekayaan. ?Karena itu tak dibawa mati.?

Ia melaporkan, Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan indikasi korupsi 6.213 dari 19.901 kasus yang diadukan per Juni 2007. Adapun KPK menangani 324 kasus.

Adapun Priyo Budi membantah pertemuan itu keinginan Partai Golkar semata. Menurut Ketua Fraksi Golkar di DPR ini, KPK dan partainya berinisiatif membuat pertemuan itu. Ia membantah pertemuan ini terkait pengusutan dana nonbujeter Departemen Kelautan dan Perikanan yang mengalir ke anggota legislatif ataupun pendanaan kampanye pemilihan presiden.(ti)-Hans 28/6/2007.
 
< Prev   Next >
Advertisement

Event Berikutnya

Belum ada event yang akan dilaksanakan
Event Terakhir
Perencanaan Strategis Watch Terminal
Pebruari 25 (08:00) - Pebruari 27, 2008
Tempat: Komplek Satunama, Jogja

Semiloka Nasional Watch Terminal
Mei 8 (11:00) - Mei 11, 2007
Tempat: Hotel Dibia, Kuta, Bali

Pelatihan Advokasi Anggaran
Mei 8 (09:00) - Mei 11, 2007
Host: Simalungun Corruption Watch

Diskusi Publik Tentang PP 37/2006
Januari 29, 2007 (09:00)
Host: LPPI Solok. Tempat: Gedung Solok Nan Indah Kab. Solok, Sumbar

Watch Market Place
November 27 (08:00) - November 29, 2006
Lokasi: Desa Wisata Tanjung Jogjakarta

Lihat Full Kalender

YM! Status

WT Contact Person/CH
(Metta)


Clearing House Team
(Kiki)


Kontak Sumatera
(Samaratul Fuad)


Kontak Kalimantan
(Firman Yusi)


Kontak Jawa Bagian Tengah
(Alif)


Kontak Nusa Tenggara
(Paul)


Kontak Sulawesi
(Haikal)


Language Selection

  • Indonesia --
  • English

Services

Watchbase
Download
Forum
Pustaka

Milis WT

Silahkan masukan alamat e-mail Anda pada kolom di bawah ini untuk bergabung di milis Watch Terminal.


Login Form

Who's Online

We have 48 guests online

Member Online

No Users Online

Last Login

lipkoliksa
(2010-07-31 04:17:41)
Albina_powwer
(2010-07-30 23:50:35)
madzoombax
(2010-07-30 20:22:22)
Docfimi STOKE
(2010-07-30 20:16:16)
fax Lopez
(2010-07-30 19:27:33)

Total Users

3832 registered
3 today
95 this week
453 this month
Last: lipkoliksa
Visits today: 28
Visits yesterday: 195
Visits month: 4521
Bots today: 32
Total Visitors:

Quote...

Money and corruption are ruining the land, crooked politicians betray the working man, pocketing the profits and treating us like sheep, and we're tired of hearing promises that we know they'll never keep!
-Ray Davies