Skip to content
You are here:
PEMKAB FLOTIM SERAHKAN 15 KASUS DUGAAN KORUPSI KE KEJAKSAAN PDF Print E-mail
Written by Paul SinlaEloE   
Senin, 13 Agustus 2007
ANTARA - Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 2007 telah menyerahkan 15 kasus dugaan korupsi ke Kejaksaan Negeri Larantuka untuk ditindaklanjuti secara hukum. Kasus-kasus dugaan yang diserahkan ke Kejari Larantuka tersebut merupakan temuan yang tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPKP Perwakilan NTT selama melakukan audit investigasi di wilayah itu dari tahun 2000 sampai Juli 2007, kata Wakil Bupati Flores Timur, Yoseph Laga Doni Herin, di Kupang, Jumat (10/8). Dia mengemukakan hal itu, terkait komitmen pemerintah Kabupaten Flores Timur dalam memberantas kasus kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) di Flores Timur yang merajalela di daerah itu. “Ada banyak harapan dari masyarakat karena pada masa pemerintahan sebelumnya, banyak sekali mencuat kasus dugaan korupsi. Kasus-kasus tersebut praktis tidak tersentuh hukum dan kami telah mengambil langkah konkret dengan menyerahkan langsung kasus-kasus ini ke Kejaksaan Negeri,” katanya.

Dia mengatakan, kasus dugaan korupsi yang diserahkan ke Kejari Larantuka itu antara lain, kasus pembebasan tanah untuk pembangunan perumahan Batuata, kasus tunggakan cicilan atas kredit kapal ikan jyang melibatkan Dinas Perikanan dan Kelautan Flotim, PD Gemohing dan kelompok nelayan. Selain itu, kasus penyalahgunaan keuangan daerah oleh Disnak Flotim berupa proyek pengadaan sapi brahman Australia serta pengadaan kambing dan domba.

Kasus penyalahgunaan keuangan dalam proyek pengadaan peralatan perikanan di Dinas Perikanan dan Kelautan. “Kasus-kasus ini merupakan hasil tamuan BPKP Perwakilan NTT sejak tahun 2000-Juli 2007,” katanya. Dia berharap, kasus-kasus ini dapat ditindaklanjuti secara hukum dengan tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah.

Menurut dia, penyerahan kasus-kasus ini merupakan bukti komitmen pemerintah Kabupaten Flores Timur untuk membersihkan kasus korupsi di wilayah paling ujung Timur, Pulau Flores ini. Kepala Kejaksaan Negeri Larantuka, Raden Puji Harjono secara terpisah mengatakan akan berupaya sekeras-kerasnya untuk mewujudkan harapan masyarakat Flores Timur dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. “Saya mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengambil langkah-langkah penyelesaian terhadap berbagai kasus yang diserahkan Pemkab Flotim,” katanya.
 
< Prev
Advertisement

Event Berikutnya

Belum ada event yang akan dilaksanakan
Event Terakhir
Perencanaan Strategis Watch Terminal
Pebruari 25 (08:00) - Pebruari 27, 2008
Tempat: Komplek Satunama, Jogja

Semiloka Nasional Watch Terminal
Mei 8 (11:00) - Mei 11, 2007
Tempat: Hotel Dibia, Kuta, Bali

Pelatihan Advokasi Anggaran
Mei 8 (09:00) - Mei 11, 2007
Host: Simalungun Corruption Watch

Diskusi Publik Tentang PP 37/2006
Januari 29, 2007 (09:00)
Host: LPPI Solok. Tempat: Gedung Solok Nan Indah Kab. Solok, Sumbar

Watch Market Place
November 27 (08:00) - November 29, 2006
Lokasi: Desa Wisata Tanjung Jogjakarta

Lihat Full Kalender

YM! Status

WT Contact Person/CH
(Metta)


Clearing House Team
(Kiki)


Kontak Sumatera
(Samaratul Fuad)


Kontak Kalimantan
(Firman Yusi)


Kontak Jawa Bagian Tengah
(Alif)


Kontak Nusa Tenggara
(Paul)


Kontak Sulawesi
(Haikal)


Language Selection

  • Indonesia --
  • English

Services

Watchbase
Download
Forum
Pustaka

Milis WT

Silahkan masukan alamat e-mail Anda pada kolom di bawah ini untuk bergabung di milis Watch Terminal.


Login Form

Who's Online

We have 56 guests online

Member Online

No Users Online

Last Login

lipkoliksa
(2010-07-31 04:17:41)
Albina_powwer
(2010-07-30 23:50:35)
madzoombax
(2010-07-30 20:22:22)
Docfimi STOKE
(2010-07-30 20:16:16)
fax Lopez
(2010-07-30 19:27:33)

Total Users

3832 registered
3 today
95 this week
453 this month
Last: lipkoliksa
Visits today: 28
Visits yesterday: 195
Visits month: 4521
Bots today: 32
Total Visitors:

Quote...

Money and corruption are ruining the land, crooked politicians betray the working man, pocketing the profits and treating us like sheep, and we're tired of hearing promises that we know they'll never keep!
-Ray Davies