Skip to content
You are here:
Gubernur Maluku Tepis Terlibat Korupsi PDF Print E-mail
Ditulis oleh Kapanlagi.com   
Jumat, 11 April 2008
Kapanlagi.com - Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu "menepis" tuduhan terlibat korupsi sebagaimana diberitakan tabloid Koran Pemantauan Korupsi(KPK) terbitan Jakarta pada tiga terbitan terakhir ini karena kenyataannya tidak berbuat demikian. "Itu berita bohong yang tidak perlu lagi ditanggapi.Apalagi Komisi Pemberantasan Korupsi(KKP) sudah memanggil dan mengklarifikasi pemberitaan tersebut yang tidak ada kaitannya dengan lembaga penegak hukum tersebut,"katanya, di Ambon, Rabu. Bahkan, KPK telah memberikan arahan soal masalah tersebut, tanpa merinci.

"Jadi sekali lagi, saya tidak perlu mengklarifikasinya maupun memproses hukum tabloid KPK karena apa yang dilansirnya itu semuanya bohong,"ujarnya. Bahkan, Gubernur memastikan, tidak akan memproses hukum Freddy Rahakbauw dalam kapasitasnya sebagai Ketua Aliansi Peduli Masyarakat Maluku (APMM) yang mengaku memiliki bukti kuat ada dugaan korupsi dibuat Karel Ralahalu.

"Itu ada kepentingan politik di balik pernyataan Freddy maupun berita yang dilansir tabloid KPK karena berkaitan dengan Pilkada Maluku 2008 mendatang,"tambahnya. Karel Ralahalu dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PDI P Maluku telah diusung Parpol ini untuk menjadi Gubernur setempat periode kedua( 2008 - 2012) mengingat masa kepemimpinan pertamanya dengan Wagub, Memet Latuconsina berakhir 15 September 2008.

Namun, Karel dan Memet tidak lagi berpasangan untuk periode kedua. Memet dalam kapasitas sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku juga berkeinginan untuk menjadi Gubernur periode 2008 - 2012 mendatang. Menghangatnya dugaan korupsi melibatkan Gubernur Maluku ini diawali adanya pemberitaan KPK terbitan Jakarta edisi 6 tahun ke-I periode 3- 14 Oktober 2007 yang menyajikan berita utama berjudul "Tangkap dan Penjarakan Karel Albert Ralahalu". (*/cax)

 
Berikut >
Advertisement

Event Berikutnya

Belum ada event yang akan dilaksanakan
Event Terakhir
Perencanaan Strategis Watch Terminal
Pebruari 25 (08:00) - Pebruari 27, 2008
Tempat: Komplek Satunama, Jogja

Semiloka Nasional Watch Terminal
Mei 8 (11:00) - Mei 11, 2007
Tempat: Hotel Dibia, Kuta, Bali

Pelatihan Advokasi Anggaran
Mei 8 (09:00) - Mei 11, 2007
Host: Simalungun Corruption Watch

Diskusi Publik Tentang PP 37/2006
Januari 29, 2007 (09:00)
Host: LPPI Solok. Tempat: Gedung Solok Nan Indah Kab. Solok, Sumbar

Watch Market Place
November 27 (08:00) - November 29, 2006
Lokasi: Desa Wisata Tanjung Jogjakarta

Lihat Full Kalender

YM! Status

WT Contact Person/CH
(Metta)


Clearing House Team
(Kiki)


Kontak Sumatera
(Samaratul Fuad)


Kontak Kalimantan
(Firman Yusi)


Kontak Jawa Bagian Tengah
(Alif)


Kontak Nusa Tenggara
(Paul)


Kontak Sulawesi
(Haikal)


Language Selection

  • Indonesia --
  • English

Layanan

Watchbase
Download
Forum
Pustaka

Milis WT

Silahkan masukan alamat e-mail Anda pada kolom di bawah ini untuk bergabung di milis Watch Terminal.


Login Form

Status Online

Kami punya 47 tamu online

Member Online

Tidak ada User Online

Login Terakhir

lipkoliksa
(2010-07-31 04:17:41)
Albina_powwer
(2010-07-30 23:50:35)
madzoombax
(2010-07-30 20:22:22)
Docfimi STOKE
(2010-07-30 20:16:16)
fax Lopez
(2010-07-30 19:27:33)

Total User

3832 registered
3 today
95 this week
453 this month
Last: lipkoliksa
Visits today: 28
Visits yesterday: 195
Visits month: 4521
Bots today: 32
Total Visitors:

Quote...

Money and corruption are ruining the land, crooked politicians betray the working man, pocketing the profits and treating us like sheep, and we're tired of hearing promises that we know they'll never keep!
-Ray Davies