Skip to content
You are here:
DPR, Anggotamu Sudah Tiga Ditahan... PDF Print E-mail
Ditulis oleh Kompas.Com   
Jumat, 18 April 2008
"Saya ingin membersihkan parlemen, kalau DPR bersih yang lain-lainnya gampang," kalimat ini pernah dilontarkan almarhum Jaksa Agung Baharuddin Lopa dalam sebuah rapat kerja dengan DPR. Lopa mengibaratkan DPR itu sebagai "sapu". "Bagaimana sapu dapat membersihkan lantai, jika sapunya sendiri kotor," katanya.
Sayang belum sempat melaksanakan niatnya itu, Lopa dipanggil Tuhan. Sayangnya lagi, penerus Lopa tak satupun yang berani "mengutak-atik" lembaga pembuat undang-undang ini. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) edisi pertama pun tak sanggup. KPK memang membuat gebrakan dengan menangkap pejabat pemerintah, swasta dan anggota DPRD, namun "orang-orang di Senayan" belum tersentuh. Sinyalemen publik tentang lembaga ini masuk kategori lembaga terkorup seolah terbantahkan. Sinyalemen itu baru sedikit terbukti saat ketika Al-Amin Nur Nasution ditangkap KPK karena dugaan suap.

Sebelum Al-Amin, KPK sudah menahan Saleh Djasit, namun penahanannya tidak terkait tugas di Dewan, tetapi saat menjabat sebagai gubernur. Hampir dua minggu setelah Al-Amin, KPK menahan Hamka Yamdhu terkait kasus aliran dana Bank Indonesia (BI). Total sudah tiga anggota DPR yang ditahan karena korupsi hingga saat ini. Tidak tertutup kemungkinan masih akan ada anggota DPR lainnya yang ditahan. "Paling tidak, ini akan membuka jalan bagi KPK untuk bisa menjadikan tersangka kepada anggota DPR yang lain," tegas Sekjen Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang seperti dilansir Persda Network.

Langkah yang dilakukan KPK ini merupakan langkah maju dalam pemberantasan korupsi di Indonesia yang patut diapresiasi. Setidaknya harapan untuk membuat parlemen yang bersih dan bebas KKN itu masih ada. Bagi DPR sendiri penahanan ketiga anggotanya itu jangan dimaknai sebagai upaya mendelegitimasi lembaga legislatif. Jadikan sebagai bahan untuk introspeksi untuk terus memperbaiki diri.(ROY)
 
< Sebelumnya   Berikut >
Advertisement

Event Berikutnya

Belum ada event yang akan dilaksanakan
Event Terakhir
Perencanaan Strategis Watch Terminal
Pebruari 25 (08:00) - Pebruari 27, 2008
Tempat: Komplek Satunama, Jogja

Semiloka Nasional Watch Terminal
Mei 8 (11:00) - Mei 11, 2007
Tempat: Hotel Dibia, Kuta, Bali

Pelatihan Advokasi Anggaran
Mei 8 (09:00) - Mei 11, 2007
Host: Simalungun Corruption Watch

Diskusi Publik Tentang PP 37/2006
Januari 29, 2007 (09:00)
Host: LPPI Solok. Tempat: Gedung Solok Nan Indah Kab. Solok, Sumbar

Watch Market Place
November 27 (08:00) - November 29, 2006
Lokasi: Desa Wisata Tanjung Jogjakarta

Lihat Full Kalender

YM! Status

WT Contact Person/CH
(Metta)


Clearing House Team
(Kiki)


Kontak Sumatera
(Samaratul Fuad)


Kontak Kalimantan
(Firman Yusi)


Kontak Jawa Bagian Tengah
(Alif)


Kontak Nusa Tenggara
(Paul)


Kontak Sulawesi
(Haikal)


Language Selection

  • Indonesia --
  • English

Layanan

Watchbase
Download
Forum
Pustaka

Milis WT

Silahkan masukan alamat e-mail Anda pada kolom di bawah ini untuk bergabung di milis Watch Terminal.


Login Form

Status Online

Kami punya 39 tamu online

Member Online

Tidak ada User Online

Login Terakhir

lipkoliksa
(2010-07-31 04:17:41)
Albina_powwer
(2010-07-30 23:50:35)
madzoombax
(2010-07-30 20:22:22)
Docfimi STOKE
(2010-07-30 20:16:16)
fax Lopez
(2010-07-30 19:27:33)

Total User

3832 registered
3 today
95 this week
453 this month
Last: lipkoliksa
Visits today: 28
Visits yesterday: 195
Visits month: 4521
Bots today: 32
Total Visitors:

Quote...

Money and corruption are ruining the land, crooked politicians betray the working man, pocketing the profits and treating us like sheep, and we're tired of hearing promises that we know they'll never keep!
-Ray Davies